MM Faozi

Peluang Pasar Produk dari Kelapa Indonesia: Analisa Dampak dari Menipisnya Cadangan Minyak Bumi dan Perubahan Iklim

Oleh: MM Faozi

Sumber: http://www.mmfaozi.com/

Indonesia adalah negara yang kaya akan pohon kelapa, yang tumbuh subur hampir di semua wilayah dari pesisir pantai sampai ke pedalaman. Banyak manfaat yang telah diambil dari pohon kelapa, mulai makanan, minuman, sumber energi, minyak goreng, aneka kerajinan sampai untuk perkakas rumah tangga. Buahnya mulai kelapa muda sampai kelapa tua, daunnya mulai daun yang masih muda maupun tua, batangnya dan mancungnya, dan hampir semua bagian dari pohon kelapa telah mampu dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat.

Namun, kelapa masih menjadi salah satu asset (kekayaan) bangsa Indonesia yang sampai sekarang ini belum dilihat secara serius, disikapi secara sistematis dan berkelanjutan. Kecuali, kelapa sawit yang lebih banyak dikembangkan dan dikelola oleh perusahaan-perusahaan besar.

Dalam analisa kali ini, saya mencoba mengurai lebih jauh tentang masa depan dari semua produk turunan dari pohon kelapa dan buahnya, berkaitan dengan menipisnya cadangan minyak dunia, perubahan iklim dunia (global warming) dan isu kesehatan manusia.

Minyak Bumi akan Habis (sebuah analisa)

Sekalipun harga minyak bumi sekarang ini sudah turun, namun beberapa saat yang lalu, kita telah dikejutkan oleh melambungnya harga minyak dunia yang sempat menyentuh sampai mencapai hampir 150 US per barel, yang kalau dikonversikan dengan harga BBM di Indonesia, maka harga bensin bisa menyentuh kira-kira Rp 12.000 per liter. Sungguh mahal bukan???

Minyak bumi bukan hanya untuk mengisi bensin sepeda motor kita, tetapi juga kebutuhan energi yang lebih luas, termasuk kebutuhan akan energi listrik. Coba kalau listrik banyak pemadamannya, tentu akan membuat banyak orang pusing, karena sudah terbiasa hidup dengan listrik, dan susah hidup tanpa listrik. Termasuk para blogger kayak kita tentunya…

Keadaan tersebut telah menyadarkan dan membangunkan banyak orang bahwa minyak bumi jumlahnya terbatas, dan bukan merupakan sumber daya alam yang bisa diperbaharui, yang tentunya suatu saat akan habis. Sementara kebutuhan manusia terhadap minyak bumi (sumber energi) terus meningkat, di seluruh dunia.

Menipisnya minyak bumi dan semakin besarnya kebutuhan manusia terhadap minyak akan menciptakan krisis energi. Coba kita perhatikan disekeliling kita, setiap hari, bulan dan tahun, semakin banyak orang yang mampu beli motor atau mobil, yang tentu saja butuh bensin atau solar yang semakin besar..

Hukum pasar: dipengaruhi oleh supply & demand.

  • Bila permintaan tinggi sementara produksi atau ketersediaannya rendah, maka barang akan menjadi mahal.
  • Bila permintaan rendah sementara produksi atau ketersediaan tinggi, maka barang akan menjadi murah

Prediksi Menipisnya Minyak Dunia

Data CIA tahun 2005 (masih bisa diperdebatkan)

Analisa data, fakta dan fenomena menipisnya cadangan minyak bumiData di atas adalah data tahun 2005, dan kebutuhan minyak dunia sudah meningkat pesat mencapai kurang lebih 85 juta barel per hari pada tahun 2008.Besarnya kebutuhan minyak bumi bila dalam bentuk liter :1 barel = 159 liter, 85 juta barel/hari = 14.310.000.000 liter atau 14,3 milyar liter/hariMedia Inggris the Guardian menulis tentang menipisnya minyak dunia, berdasarkan laporan kelompok peneliti The Peak Oil Group, yang melibatkan 8 (delapan) perusahaan Inggris yang di antaranya Virgin, Stagecoach and FirstGroup, Arup, Foster and Partners, dan Scottish and Southern. Bahwa menipisnya minyak dunia akan mulai dirasakan sekitar tahun 2011. Walaupun peringatan itu tidak lagi merupakan barang baru karena sudah banyak ahli yang melaporkan kemungkinan bahwa produksi minyak dunia mendekati puncaknya, namun dilaporkan inilah pertama kalinya argumen itu diajukan oleh kalangan industri, kelompok yang paling banyak menelan pasokan energi dunia. Laporan itu berargumen puncak produksi minyak dunia akan terjadi antara tahun 2011 hingga 2013 kemudian setelah itu produksi minyak dunia akan turun. Laporan ini dibuat pada akhir Oktober 2008.Konsumsi terbesar adalah Amerika Serikat (24 jt barel/hari), dengan 450 juta penduduk. Amerika memproduksi minyak sendiri 8 jt barel per hari dan sisanya impor. Cadangan Minyak Amerika diperkirakan akan habis tidak lebih dari 8 tahun lagi.Uni Eropa (18 jt barel/hari), penduduknya 454.900.000 (25 negara). Produksinya hanya 5,5 jt barel/hari, sisanya impor. Cadangan minyak di Uni Eropa diperkirakan akan habis 4 tahun lagi. Data Eropa terbaru tidak ada, namun Inggris sudah mengimpor minyak 1,1 juta barel per hari sejak tahun 2007.Konsumsi minyak yang semakin besar oleh negara padat penduduk seperti Cina dengan 1,6 milyar penduduk dan India dengan 1 milyar penduduk. Karena kemajuan ekonominya, membuat penduduknya makin banyak yang memiliki kendaraan, dan industrinya yang juga terus tumbuhKebutuhan minyak bumi (BBM) indonesia meningkat menjadi 1,6 juta barel per hari, dan akan terus meningkat. Karena semakin banyak masyarakat yang mampu beli mobil dan motor. Yang diambil dari bumi Indonesia sendiri hampir 1 juta barel per hari, sedangkan sisanya impor. Sekalipun, ditemukan cadangan Minyak Bumi Indonesia yang baru, sekitar 9 milyar barel, namun minyak bumi di Indonesia diperkirakan akan habis untuk maksimal 10 tahun ke depan, dan mulai menipis 5 tahun ke depan. Sementara untuk gas dan batu bara, masih cukup melimpah dan diperkirakan bisa eksplorasi 30 sampai 50 tahun.Perubahan Iklim dunia (Global Warming)Dunia menjadi semakin tidak sehat karena semakin banyaknya polusi yang dihasilkan dari aktifitas manusianya. Sudah banyak penelitian dan bukti nyata dari ancaman pemanasan global. Namun, sampai sekarang ini isu pemanasan global belum mampu menyadarkan secara massif dan menyeluruh ke semua lapisan masyarakat. Sehingga setiap saat, polusi sebagai penyebab pemanasan global masih terus meningkat.Manusia sudah terlanjur terbiasa dengan bentuk-bentuk peralatan dan fasilitas yang mengeluarkan polusi. Sehingga secara umum masyarakat menjadi tidak begitu peduli atau benar-benar peduli dengan pemanasan global.Namun, dalam jangka panjang, secara perlahan namun pasti, masyarakat akan sadar bahwa semua produk dan fasilitas penunjang hidupnya, mulai dari kendaraan, pendingin atau pemanas udara dan air, barang elektronik, listrik dan lain-lain, selain membawa keuntungan dan kebaikan juga menyebabkan terjadinya perubahan iklim yang semakin menyengsarakan umat manusia.Akhir-akhir ini sebenarnya sudah banyak bukti dari ancaman pemanasan global, mulai dari banjir, naiknya permukaan air laut, suhu yang panas yang mampu membakar hutan dan lain-lain, yang disebabkan oleh perubahan iklim global yang semakin panas.Namun, setidaknya sudah mulai muncul kelompok masyarakat yang sadar betapa pentingnya menjaga lingkungan dan perubahan iklim global. Mereka memulainya dengan kembali menggunakan produk-produk atau fasilitas yang lebih alami, dan mengurangi dampak dari polusi.Dalam jangka panjang kelompok masyarakat ini akan semakin besar, dan menyadarkan kelompok masyarakat lain untuk kembali memanfaatkan produk atau fasilitas yang lebih alami untuk menunjang kebutuhan hidupnya.Mereka juga semakin sadar, bahwa produk yang alami, selain ramah lingkungan juga lebih menyehatkan dari pada produk-produk hasil proses kimia industri.Produk Turunan dari KelapaLalu apa kaitannya dengan produk turunan dari Kelapa Indonesia???Krisis energi akan menyebabkan perubahan besar dalam ekonomi dunia, selain menciptakan kebangkrutan di satu sisi, juga akan menciptakan peluang keuntungan di sisi yang lain. Salah satunya adalah peluang dari usaha kelapa.Sebelumnya kita akan membahas produk-produk yang terbuat dari Kelapa. Karena hampir semua bagian dari pohon kelapa, mulai dari batang, daun muda dan tua, bunga, buah muda dan tua sampai air kelapanya, dapat diambil manfaatnya oleh manusia.Berikut adalah beberapa produk turunan dari kelapa.1. Bio diesel (coco diesel)Bio diesel atau bio etanol bisa dibuat dari buah kelapa. Perbandingannya sekitar 5 sampai 10 buah kelapa bisa menjadi 1 liter biodiesel. Atau 2 kg kelapa menghasilkan 1 liter bio diesel. Kalau harga kelapa sekitar Rp 2500 /kg, maka biaya produksi biodiesel sekitar Rp 6000,-.Mungkin untuk sekarang ini, ketika harga minyak turun dan BBM di Indonesia juga turun, menjadikan coco diesel menjadi tidak menarik dan tidak menguntungkan. Tetapi, di masa depan, ketika krisis minyak benar-benar terjadi dan 1 liter BBM harganya di atas Rp 10.000 per liter, maka akan terjadi peluang bisnis yang sangat besar untuk coco diesel.Dengan sendirinya akan semakin banyak petani kelapa yang mendadak kaya, karena meningkatnya harga kelapa, dan mudahnya pembuatan coco diesel dengan teknologi yang sederhana.2. Virgin Coconut Oil (VCO) atau minyak kelapa murniDi sebut juga minyak kelapa perawan karena proses pembuatannya yang murni dari kelapa, yang diperas dan bukan dimasak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa VCO dapat menyembuhkan cacar air, herpes, hepatitis, HIV/AIDS, dan influenza. Bahkan bisa menyembuhkan pasien yang terkena flu burung (belum terbukti secara ilimiah). Bagus juga untuk anak-anak karena asam laurat yang ada di dalamnya setara dengan asam yang ada di air susu ibu (ASI). Luar biasa bukan???Menurut penelitian lain VCO juga bisa mengurangi penyumbatan pembuluh darah (aterosklerosis), kelebihan berat badan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mencegah penuaan dini (Osteoporosis), kencing manis (diabetes mellitus) serta kanker. Juga baik untuk menjaga kesehatan kulit dan rambut.Pasarnya masih sangat besar, bahkan untuk pasar ekspor masih sangat terbuka lebar. Produksi VCO membutuhkan sekitar 10 butir kelapa untuk menghasilkan 1 liter VCO, atau biaya produksinya sekitar Rp 20.000/liter, dengan harga kelapa sekitar 2000 rupiah per butir. Kalau harga kelapa naik, tentu biaya produksi juga akan naik.Sampai sekarang ini, pasar VCO memang terasa agak sulit, namun dalam jangka panjang akan menjadi bisnis yang sangat menguntungkan disebabkan karena kebutuhan kelapa sebagai sumber energi, serta isu negatif seputar obat-obat kimiawi yang dengan sendirinya akan mendorong perminat VCO menjadi semakin besar, sebagai cara pengobatan alami atau herbal.Kelemahan yang ada sampai sekarang ini adalah kualitas VCO yang dihasilkan oleh para produsen masih berbeda-beda, dan belum ada upaya yang lebih serius untuk menstandarisasinya, sehingga mengganggu proses pemasaran.3. Minyak Goreng: Tradisional (kelentik) dan KopraMinyak goreng dari kelapa terbukti paling aman dan paling sehat menurut beberapa penelitian, bebas kolesterol dan logam berat. Di saat menggoreng, struktur kimianya tidak akan berubah sama sekali karena 92% jenis asam lemaknya sudah dalam bentuk lemak jenuh. Sedangkan untuk minyak sayur lainnya, apabila digunakan untuk mengoreng, maka akan menjadi kental karena terjadi proses polimerisasi (penggumpalan).Disamping itu minyak kelapa juga tidak menghasilkan trans fatty acid dan radikal bebas yang bersifat toksit (racun) dan karsigonik (penyebab kanker). Bahkan untuk menghasilkan minyak goring dari kelapa sawit, diperlukan campuran minyak goring dari Kopra.Biaya produksi untuk minyak goring kelapa tradisional, hampir setara dengan pembuatan VCO. Dan sampai sekarang dianggap kurang menguntungkan. Tentu ketika orang semakin sadar akan manfaatnya, akan membuat minyak goreng kelapa murni akan menjadi produk yang sangat menarik.4. Tepung KelapaSelain menjadi produk jadi, kelapa bisa dijual dalam bentuk kopra maupun tepung kelapa. Tepung kelapa dihasilkan murni dari kelapa, dan merupakan produksi bahan baku yang hampir tidak menghasilkan limbah padat.Sekalipun nilai tambahnya tidak begitu banyak, namun tepung kelapa bisa menjadi pilihan bagi para petani untuk memilih jenis produk yang diinginkan, dan bisa bertahan dalam jangka panjang. Apalagi sekarang telah menembus pasar ekspor5. Makanan dan MinumanSelain kelapa muda yang sudah terkenal dengan pemanfaataanya sebagai es kelapa muda, berbagai produk dari kelapa sudah banyak dibuat untuk roti, nata de coco, cuka, sirup, kecap, dan minuman berenergi dari sari buah kelapa.6. Asap Cair (Liquid Smoke)Distilat asap atau asap cair tempurung mengandung lebih dari 400 komponen dan memiliki fungsi sebagai penghambat perkembangan bakteri, baik dan aman aman sebagai pengawet alami.Asap Cair dihasilkan dari tempurung kelapa, dan bisa digunakan sebagai bahan pengawet alami, sebagai pengganti dari bahan pengawet formalin yang terbukti berbahaya bagi kesehatan manusia.Produk asap cair ini dapat digunakan untuk mengawetkan ikan, daging, sayuran, buah-buahan ataupun sebagai pengeras/pengawet karet dan anti rayap dalam industri kayu.4-5 kwintal arang tempurung kelapa dihasilkan distilat asap tempurung kelapa sekitar 40 liter7. Karbon Aktif (Briket Arang) Batok KelapaBriket arang bisa dibuat dari tempurung kelapa, dengan proses pembuatan yang sangat mudah. Dan bisa menjadi pengganti sumber energi seperti minyak dan batu bara. Dan dinilai lebih ramah lingkungan karena karbon hasil pembakarannya relative sedikit.Sudah banyak dimanfaatkan namun belum berkembang secara komersial. Pasarnya sudah berkembang menembus pasar ekspor. Harganya sekitar Rp 3000 /kg. Potensinya cukup besar karena bobot tempurung mencapai 12 % dari bobot buah kelapa. Tetapi karena harga minyak kembali turun dan menjadi murah, maka investasi di bidang ini masih dianggap kurang menarik dan kurang menguntungkan.8. Tepung Batok KelapaSelain bisa menjadi beriket arang, batok kelapa juga bisa menjadi tepung batok kelapa, yang dimanfaatkan untuk pembuatan obat nyamuk, dupa dll.9. Air Kelapa dengan berbagai kasiatnyaAir kelapa kaya gizi, dan memiliki banyak manfaat baik untuk kecantikan maupun kesehatan, diantaranya :Kesehatan : Kandungan air kelapa bisa menyerap/menetralkan racun dari dalam tubuh, penyakit gatal, Luka baker, Demam berdarah, Cacingan pada anak dan DisentriUntuk kecantikan : Menghilangkan jerawat, Mencegah kerutan di wajah, Mencegah uban, Meningkatkan gairah seksual dan Membuat suara merdu, serta Bahan baku pembuatan sabun.10. Sabut Kelapa dan Serbuk Sabut KelapaSelain dalam bentuk sabut kelapa, juga bisa dibuat dalam bentuk serbuk sabut kelapa. Yang memiliki kegunaan yang cukup bervariasi. Sabut kelapa telah terbukti bisa dimanfaatkan untuk berbagai produk yang dibutuhan untuk manusia. Selain sebagai keset atau tali, sekarang sudah merambah bahan baku industri karpet, jok, dashboard kendaraan, kasur, bantal, dan hardboard.Selain itu, menurut penelitian, sabut kelapa memeiliki beberapa kelebihan:dapat menahan kandungan air dan unsur kimia pupuk serta dapat menetralkan keasaman tanah. Karena sifat tersebut, sehingga sabut dapat digunakan sebagai media yang baik untuk pertumbuhan tanaman hortikultura dan media tanaman rumah kacapotensial didayagunakan sebagai adsorben (penyerap) polutan logam berat yang sangat berbahaya bagi manusia. Apabila pada air sumur dapat menyerap logam berat Mangan (Mn) pada air sumur11. Daun Kelapa dan berbagai manfaatnyaDaun mudanya memiliki banyak manfaat untuk kebutuhan rumah tangga, mulai dari sekedar hiasan, sampai untuk memasak makanan misalnya sebagai bungkus ketupat, serta masih banyak lainnya.Sementara daun yang sudah tua bisa diambil lidinya untuk menjadi sapu lidi, serta menjadi aneka produk kerajinan yang unik.12. Tempurung Kelapa untuk kerajinanKerajinan yang terbuat bisa dari berbagai proses pembuatan dan hasil produk yang berbeda-beda, mulai dari model penempelan (laminating), dirangkai, maupun kombinasi yang lain. Kelebihan dari temperung kelapa adalah warnanya yang alami dan tidak pudar, sehingga tidak perlu pewarnaan dalam proses finishing.Kalau jaman dahulu biasa digunakan sebagai pengganti mangkok untuk makan, juga digunakan untuk gayung air mandi dan aneka kegunaan lainnya, namun di era sekarang telah berkembang ke berbagai macam produk.13. Mancung Kelapa Kelapa untuk kerajinanMancung kelapa memiliki potensi yang besar untuk menjadi kerajinan yang memiliki nilai jual tinggi. Selain bentuknya yang bagus, ulet, mudah dibentuk sesuai selera, juga daya tahannya terhadap rayap.14. Kayu Kelapa untuk berbagai perabot dan perkakas rumahSekalipun kayu kelapa memiliki sifat yang tidak tahan lama dan mudah pecah, namun kayu kelapa memiliki serat yang unik dan cocok untuk pembuatan aneka kerajinan, juga karena sifat yang kaku, tidak mudah bengkok banyak dimanfaatkan untuk konstruksi pembuatan rumah.Untuk KerajinanUntuk konstruksi pembuatan rumah.Untuk Lantai Rumah (flooring atau parquet)Untuk furnitureDan lain-lainBetapa banyak manfaat yang bisa diambil dari pohon kelapa, dan tentu masih banyak manfaat lainnya terkait dengan fungsi tumbuh-tumbuhan sebagai penyerap karbon dan penjaga kesuburan tanah. Hebat kan???Analisa Peluang PasarMari kita lihat analisa-analisa dan gejala-gejala di bawah ini:2 kg kelapa mengandung 1 liter biodiesel, biaya produksi 1 liter biodiesel sekitar 6.000 rupiah (biaya produksi sekarang dengan harga kelapa 2500 rupiah per kg.Potensi kelapa dunia (termasuk kelapa sawit) sekitar 20 jt hektar. Bila rata-rata per hektar bisa menghasilkan 3 ton kelapa, maka akan menghasilkan kira-kira 60 jt ton kelapa. yang bisa menghasilkan 30 juta ton biodiesel.30 juta ton biodiesel setara dengan 25.410.000.000 liter. (25 milyar liter per tahun). Cara menghitungnya (mengkonversi berat ke liter) dengan mengkalikan berat jenis minyak kelapa 0,847 g/cm3.25.410.000.000 liter per tahun = 69.616.438 liter per hari. (69 juta liter per hari). Bandingkan dengan kebutuhan minyak dunia 14,3 milyar liter/hari (14.300.000.000 liter /hari). Jadi keciiiiil sekali…… Hanya 0,005 % dari kebutuhan minyak dunia.Bahkan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri Indonesia yang sekarang ini sudah mencapai 1,4 juta bph (barel per hari). 1,4 juta bph setara dengan 222.600.000 liter per hari (222 juta liter/hari). Atau sekitar 30% dari kebutuhan di dalam negeriCocodiesel diperkirakan tidak akan mampu mengganti minyak dunia, sekalipun hanya 1% saja. Itupun kalau semua produk kelapa diproduksi semua menjadi biodiesel.Potensi Kelapa Indonesia, adalah yang terbesar di dunia, data tahun 2003 (lihat table dibawah), sekitar 3,7 juta ha, atau menguasai sekitar 36 % dari total lahan kelapa di dunia. Kalaupun toh sekarang akan dikembangkan menjadi 6 juta hektar lahan kelapa, atau menguasai 50% kelapa dunia, dan intensifikasi lahannya ditingkatkan, sehingga bisa menghasilkan 6 ton per hektar dari semula 3 ton per hektar. Semua itu tidak memberi dampak apa-apa terhadap krisi minyak. Yang justru adalah sebaliknya di mana harga kelapa akan menjadi benar-benar mahal.Jadi, akan terjadi peluang bisnis yang sangat besar bagi petani kelapa. Dan hal ini tentu akan membawa dampak pada produk turunan lainnya seperti VCO. Tidak seperti sekarang dimana masih banyak produsen VCO yang kesulitan menjual produknya. Juga tentu briket arang batok kelapa juga akan menjadi bisnis yang menguntungkan, karena dicari dan dibutuhkan oleh banyak orang.Isu lingkungan dan global warning akan memaksa orang untuk menggunakan kayu alternatif atau tidak membabat hutan, dan dengan sendirinya akan menjadikan kayu kelapa menjadi semakin mahal. Didukung adanya teknologi sekarang yang mampu memberikan threatmen (perlakuan) khusus pada kayu sehingga kayu menjadi lebih kuat dan tahan terhadap serangan rayap.Juga, isu negatif terhadap obat-obat kimia yang memberi efek buruk terhadap kesehatan manusia akan mendorong orang untuk kembali menggunakan obat-obat herbal atau cara-cara yang lebih alami. Dalam hal ini maka semua produk dari buah kelapa yang mengandung banyak kelebihan dan baik untuk kesehatan dan kecantikan, akan menjadi incaran dari para pembeli.Tetapi…Petani Kelapa Jadi Kaya???Belum tentu… Seperti yang sudah berulangkali terjadi, bahwa kaya akan sumber daya alam belum tentu menjamin masyarakat atau bangsa bisa menjadi kaya. Contohnya Indonesia sekarang ini. Kaya akan sumber daya alam tetapi menjadi negara miskin.Mengapa???Karena kita tidak mengelolanya dengan baik, karena kebanyakan masih suka berpikir jangka pendek dan kurang terbiasa berpikir jangka panjang.Sekarang mari kita jawab pertanyaan ini: “Bila anda sekarang mendapatkan uang 1 milyar, apa yang akan anda lakukan?” Bersenang-senang? Berbelanja? Beli mobil bagus? Beli rumah bagus?Ketahuilah, kalau kita tidak merubah mentalitas kita, maka semua yang kita miliki akan segera habis, dan kita kembali menjadi miskin, dan bekerja pada orang lain. Memang petani kelapa akan mendapatkan rejeki nomplok dari naiknya harga kelapa, namun semua itu akan segera habis, dan tiba-tiba perkebunan kelapanya sudah dijual dan diganti kepemilikannya oleh orang lain atau orang asing.Peluang besar produk dari kelapa di masa yang akan datang tersebut, akan benar-benar bisa mendatangkan kemakmuran apabila kita benar-benar memiliki keinginan yang kuat untuk menangkap peluangnya. Belajar mengelola dan menginvestasikan uang yang kita dapatkan, agar usaha kita bisa semakin meningkat. Misalnya investasi teknologi dan peralatan yang bisa mendukung perkembangan produk kelapa kita. Bukan terjebak pada kesenangan sesaat.Kita perlu memiliki tujuan jangka panjang. Kita perlu membuat rencana-rencana jangka panjang. Orang yang tidak memiliki tujuan, akan dihukum untuk bekerja terus menerus pada orang yang memiliki tujuan.Dan salah satu cara sederhana adalah dengan menumbuhkan lebih banyak pengusaha Indonesia, bukan tergantung pada pengusaha atau perusahaan asing.Analisa Kebijakan di Bidang Pengembangan Kelapa IndonesiaMelihat analisa dan peluang pasar di atas, kelapa menjadi asset penting dan strategis untuk kesejahteraan rakyat dan untuk kemakmuran bangsa. Majunya petani kelapa akan memberi keuntungan dan manfaat yang lebih luas (multiplier effect) dengan terciptanya banyak lapangan kerja. Juga dampak yang baik terhadap lingkungan, karena akan banyak lahan menganggur yang bisa dirubah oleh rakyat untuk menjadi kebun kelapa.Namun sampai sekarang, kita belum melihat upaya pemerintah untuk mendukung serius, sistematis dan berkelanjutan. Yang ada baru program (proyek) pemberdayaan dan bantuan yang sesaat lalu berhenti dan tidak berlanjut.Pemerintah merupakan faktor terpenting agar kelapa Indonesia bisa berkembang dan mensejahterakan rakyatnya. Karena di tangan pemerintahlah semua kebijakan dan aturan di buat. Dan juga di tangan pemerintahlah, uang rakyat yang jumlahnya mencapai 1000 Trilyun (APBN) dikelola dan dimanfaatkan untuk kepentingan bangsa.Yang terjadi justru sebaliknya, di mana petani kelapa dibiarkan berjalan sendiri di tengah fenomena global, sehingga ketika harga minyak naik, harga kelapa ikut naik, dan ketika harga minyak turun, kelapa juga ikut turun. Membuat banyak petani menjadi kaya sebentar, lalu bangkrut, tanpa pernah tahu penyebabnya, membuat mereka tidak berani berpikir jangka panjang dan lebih serius berusaha di bidang kelapa, karena tidak adanya dukungan yang memadai.Pemerintah lebih memilih subsidi minyak yang dibeli dari pasar Internasional, dari pada subsidi cocodiesel buatan rakyat.Rendahnya dukungan pemerintah itu bisa kita lihat dari table dibawah ini:Potensi Luas Tanam Kelapa Dunia (‘000 Ha)

Nilai Ekspor per Hektar

Dari data di atas menunjukkan:

  • Indonesia adalah negara yang memiliki luas areal kelapa terbesar di dunia, tapi dari nilai ekspor berada di bawah Philipine.
  • Produktifitas kelapa masih sangat rendah, dibandingkan dengan Philipina, Srilangka dan Malaysia.
  • Perlunya intensifikasi produksi kelapa dan diversifikasi produk yang memiliki nilai tambah tinggi

Saatnya Berubah Bukan???

Memang Indonesia bukanlah negeri yang kaya minyak seperti negara-negara timur tengah, namun Indonesia diberkahi dengan sumber daya alam lain yang tidak kalah menguntungkan. Sehingga dari dulu sampai sekarang selalu menarik bagi para penjajah datang ke negeri ini, dan membodohi rakyat negeri ini serta menyuap para pemimpinnya agar mau menjual murah semua potensi kekayaan yang dimiliki.

Melakukan perubahan yang dimulai dari diri kita sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s