Berita Forum Kelapa Indonesia

April 2010

Alex Retraubun: Saya Guarantee Industri Kelapa

Sumber: http://beritasore.com/ 8 April 8 2010

Jakarta (Berita): Wakil Menteri Perindustrian Alex Retraubun meng-guarantee program industri pengolahan kelapa di Indonesia, sebelum pohon- pohonnya musnah secara perlahan- lahan dihantam industri kelapa sawit.

Terlebih Indonesia dikenal negara terbesar penghasil kelapa di dunia dengan produksi 16 miliar butir per tahun. Luas areal kebun kelapa di Indonesia cukup besar yakni 3,8 juta hektare (ha), dengan 98 persen di antaranya dimiliki petani. Nilai ekspor 427,16 juta dolar AS. Sayangnya pemerintah mengabaikan potensi tersebut.

Sementara peringkat dua dunia adalah Philipina dengan produksinya hanya 12 miliar butir per tahun, nilai ekspor dua kali lipat Indonesia yakni 841,038 juta dolar AS.

Buah kelapa dapat diolah menjadi virgin coconut oil, cooking oil, milk, desicatted, bungkil, dan soap base. Sementara itu, air kelapa dapat diolah menjadi natural isotonik dan nata de coco. Tempurung kelapa menjadi arang, coco briquette, dan actived carbon. Serat sabutnya bisa diolah menjadi matras, filter, coir geo-textile serta serbuk sabut bisa diolah menjadi insulator dan tick block.

“Pokoknya mulai dari sekarang, akan saya guarantee program ini. Saya, semasa kecil di Pulau Seram, makan sagu campur kelapa. Kini saya menjadi wakil menteri. Malu kalau saya tidak mendukung program prorakyat ini. Saya bukan anti konglomerat, tetapi maksud saya supaya ada perimbangan industri sawit dan kelapa,” tegas Alex Retraubun kepada wartawan di Jakarta, Kamis [08/04].

Menurut Alex, program pengembangan industri kelapa milik rakyat ini sudah masuk dalam program Reindustrialisasi Kemenperin tahun 2010- 2014 sesuai Perpres 28/2008.

Sedangkan kebun kelapa Indonesia tersebar di Sumatera (33,63 persen), Jawa (22,75 persen), Sulawesi (19,4 persen), Nusa Tenggara (7,7 persen), Kalimantan (7,62 persen), Maluku, dan Papua (8,89 persen).

“Selama saya di sini (Kemenperin) saya akan perjuangkan. Sebagai bukti dukungannya, saya siapkan karpet merah bagi rekan- rekan wartawan. Nah bagi yang membentu program ini, Insya Allah, masuk Surga,” pungkas Alex.

Sementara itu anggota Forum Kelapa Indonesia, Poppy Dharsono, Dharsono mengatakan sudah selayaknya Indonesia mendirikan Perseroan untuk mengembangkan industri kelapa. Karena negara produsen Margarin, susu di dunia, kini bergantung kepada kelapa Indonesia.

“Kini saatnya negara mendirikan PT bersama mendirikan pabrik susu. Potensinya bagus karena baku (kelapa) kita sangat banyak. Produksi kelapa itu adalah tambang emas rakyat. Ini menjawab program kemiskinan bila dikelola dengan baik. Industri kelapa di Jerman dan Philipina sudah Hi Teknologi,” paparnya Poppy.

Hal senada dikatakan Dewan Pakar Forum Kelapa Indonesia Bambang W Koesoemo. “Kalau industri CPO jenuh, maka produksi mentega di dunia akan beralih ke kelapa. Jadi kita harus kelola kelapa kita mulai sekarang,” ujarnya.
Amrizal, anggota forum lainnya mengatakan potensi bahan baku kelapa Indonesia sekarang sudah menciut menjadi 40 persen dari total semula.

“Bahan baku kita tinggal 40 persen karena banyak diekspor. Nah kalau pemerintah mau genjot industri pengolahan kelapa, harus diperhitungkan dulu komparasinya. Artinya perencanaan produksi dan pemasaran harus nyambung agar bisa maju,” jelas Amrizal. (olo)

One response to “Berita Forum Kelapa Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s